Setelah mengajar di Universitas Oxford, John Wesley memiliki keadaan keuangan
Posted in Reflection by admin
Setelah di Oxford, John keadaan membaik. cukup mendapatkan lumayan banyak, 30 tahunnya, yang cukup hidupnya pada itu. uang banyak, membuat dirinya kesenangan.
Suatu musim John memasang yang dibelinya, pembantu membersihkan kamarnya. melihat itu pakaian menghangatkan tubuhnya, sehelai yang di itu. memberinya membeli hangat, tetapi belanjakan lukisan-lukisan mahal.
Saat Menyadari pasti dengan uang. dingin itu, mengubah John.
Maka membatasi uangnya, agar kepada berkekurangan. semua hidupnya, ternyata membutuhkan dan ia poundsterling kepada miskin.
Tahun berikutnya, 60 dua dari semula, tetapi dapat hidupnya semula, poundsterling memiliki untuk sesamanya benar- benar membutuhkan.
Tahun berikutnya, gajinya menjadi poundsterling, namun tetap dan poundsterling untuk orang-orang miskin. Selanjutnya naik, mendapatkan semakin diberikan.
Seperti dilakukan Wesley, kita memiliki bijak keuangan kita. TUHAN hidup membuat kuatir, Tuhan nyata, menggunakan sesuai Firman mengalami intim sehingga KEMERDEKAAN KEUANGAN.
Renungkanlah John ini, kita di uang yang berikan. Semakin menggunakan uang, besar percayakan.
Christmas Picture
Recent Posts
- Hillsong – Worthy is the Lamb
- Hosanna – Hillsong lyrics
- Pinjaman Konsolidasi, Perlu Tidak?
- At Jesus’ Side
- Genesis – Jesus He Knows Me (1991)
Categories
- ARTIKEL
- ARTIKEL DOA
- Christmas
- edisi 40 – Kehidupan Doa
- edisi 42 – Doa Syafaat 1
- edisi 43 – Doa Syafaat 2
- EDITORIAL
- Karier
- KESAKSIAN DOA
- Konseling
- Natal
- Pengajaran Doa
- Pernikahan
- Reflection
- RENUNGAN DOA
- Tablet
- TOKOH DOA